Feeds:
Posts
Comments

Saya seringkali mendapat pertanyaan dari temen2 yg penasaran dgn pilihan pendidikan kami. Alhamdulillah sudah hampir setahun kami menjalankan Home Schooling (HS). Waktu yg belum seberapa dibanding keluarga lain yg mungkin sudah bertahun-tahun menjalankan HS.

Pertanyaan yang ditujukan kepada kami biasanya seputar “Bagaimana kegiatan anak-anak di rumah”, “Apa Kurikulum yang digunakan”, “Jadual belajarnya seperti apa sih”, “Anak-anak belajar dengan siapa”, juga biasanya “Gimana sosialisasi anak-anak kalo gak sekolah”.

Bagi kami yang termasuk newbie, tentu saja selama setahun kemarin kami masih belum mantap merumuskan akan dibawa kemana pendidikan anak-anak kami, kami juga belum bisa sepenuhnya meracik kurikulum yang pas untuk anak-anak. Tapi kami selalu mencoba segala hal yang menurut kami cocok untuk pendidkan keluarga kami.

Alhamdulillah terbentuklah satu gambaran mengenai pola belajar keluarga kami. Untuk lebih detailnya, saya paparkan dalam bentuk sebagai berikut:

 

4.00 – 6.00 Shalat Subuh, tahsin dan tahfidz
6.00 – 8.00 Olahraga, sarapan, beres2 rumah, mandi
8.00 – 11.00 Matematika, Bahasa (Indonesia, Inggris,
Jepang, Arab) dan Sains.
11.00 – 12.00 Cooking class (menunya utk lunch)
12.00 – 13.00 Shalat Dzuhur dan makan siang
13.00 – 14.30 Membaca buku Bersama
14.30 – 17.00 Shalat Ashar dan ‘ME TIME’
17.00 – 18.00 Mandi dan Shalat Maghrib
18.00 – 19.00 Dinner dan Shalat Isya
19.00 – 20.00 Nonton TV bersama
20.00 – 21.00 Cerita sebelum Tidur
21.00 Tidur deh…..

 

Jadual diatas sengaja kami buat agar kami memiliki panduan dengan tujuan jangka panjangnya mendisiplinkan diri serta berusaha untuk konsisten menjalankan semuanya. Meskipun prakteknya masih banyak gak sesuai dengan yang tertulis, tapi kami selalu melakukan evaluasi agar kami kembali lagi ke panduan yang telah kami sepakati bersama. Oh ya…bukan hanya anak-anak kami saja yang menjalankan jadual diatas, namun semua anggota keluarga ikut (Bang Aan, Aichan, Ibu dan Ayah) terlibat aktif dalam pelaksanaan jadual tersebut. Lho kok ayah juga?!?! Alhamdulillah pada saat anak-anak memutuskan Home Schooling, suami juga memutuskan Home Working. Jadi kami memulai semuanya bersama-sama dari nol, dan alhamdulillah setelah setahun ini kami menjalaninya, kami merasakan sangat bahagia.

 

Semuanya berusaha menataati jadual yg telah disepakati, biasanya setiap senin-jumat jadual itu berlaku, dan ada perkecualian karena setiap hari  kamis, jam 9.00 – 11.30 anak-anak ikut pramuka HS maka ada perubahan sedikit, materi matematika, bahasa dan sainsnya diganti setelah makan siang. Tapi itupun tergantung situasi&kondisinya, kalo anak-anak merasa letih, kami sebagai orangtua tidak memaksakannya. Intinya kami semua enjoy menjalankan semuanya. Spesial untuk sabtu dan ahad adalah jadual melakukan hobi, contohnya jadual les piano anak-anak setiap sabtu pagi, begitupun saya karena hobi saya origami, biasanya dalam sebulan ada 2 kali di hari sabtu saya ngajar origami. Namun yang menarik bagi kami, meskipun sabtu dan ahad libur dari jadual diatas, tapi kadang-kadang anak-anak tetap belajar matematika, bahasa dan sains. Itu semua bukan atas suruhan kami sebagai orangtua, namun atas keinginan anak-anak sendiri. Selain untuk mengerjakan hobi, juga dipakai untuk upgrade diri, biasanya kalo tidak ada jadual ngajar origami, saya suka ikut seminar parenting atau workshop yang berkaitan dengan pembelajaran sebagai orangtua.

 

Oh ya…selain di hari sabtu, waktu yang bisa digunakan untuk mengerjakan hobi, adalah pas jadual ‘ME TIME’. Biasanya di jam itu Bang Aan yang masih suka main game online bisa bermain sepuasnya (Maksimal 2 jam), trus Aichan yang suka main game edukatif di tablet juga bisa main asyik di jam itu. Saya juga bisa pegang Hp dan lihat2 WA, atau FB-an, atau juga googling cari2 berbagai info di jam itu, karena di jam lain sebisa mungkin diminimalkan pegang HP (WA atau FB-an) kecuali ada panggilan darurat. Kadang-kadang kalo lg bosen main gadget di jam itu, kami sama-sama olahraga sore, seperti badminton, lempar bola atau kasti di belakang rumah. Oh ya… seringnya di jadual “ME TIME’ itu saya gunakan untuk menyetrika pakaian… hehehe.  Tapi seringnya nyetrika malam, biasanya setelah anak-anak tidur sekalian nemenin siayah yang lagi ngerjain PR.

 

Kami sangat bersyukur dengan pilihan HS, dengan begitu kami bisa dekat terus dengan anak-anak, mengerjakan semua kegiatan bersama, tertawa bersama, menangis bersama, merasakan kekecewaan bersama, yang kesemuanya itu semakin menyatukan kami sebagai sebuah keluarga. Dalam hal pelajaran pun anak-anak lebih happy, trus yang kami rasakan kami sebagai ortu juga ikut belajar bersama bukan hanya anak-anak. Jadi setiap hari kami selalu belajar dan ternyata belajar itu sangat menyenangkan. Dan yang terpenting bukan melulu belajar pelajaran akademik, tapi belajar mengenai segala hal yang ada disekekliling kita. Semoga suatu saat nanti kami terutama anak-anak merasakan manfaat dari pembelajaran sejati yang kami jalankan selama ini. Semoga semua yang kami jalankan senantiasa dimudahkan oleh-Nya…Amiin YRA.

http://www.youtube.com/watch?v=bSeTIulNJGY http://www.youtube.com/watch?v=97WqGBo6upI http://www.youtube.com/watch?v=QyPoPHKvxRg

 

Keputusan kami dengan pilihan homeschooling, menjadikan kegiatan belajar menjadi hal yang tak lepas dari kesehariaan kami. Prinsip kami belajar bisa dimanapun, dengan siapa saja dan melalui media apapun. Hal tersebut membuat keluarga kami selalu memiliki semangat belajar yg tak pernah padam, termasuk saya dan suami, kami pun mempunyai semangat belajar yang tinggi seperti halnya anak-anak kami. Kami dapat rasakan itu karena dengan homeschooling kami selalu belajar bareng anak-anak, mengeksplore segala hal baru, mengamati segala hal yg kami lihat disekeliling…dengan satu kata subhanallah!!! ternyata byk keajaiban yg selalu kita temui dalam kesehariaan kita. Ketika anak-anak belajar matematika, kami juga ikut mendampingi dan ternyata betapa menyenangkannya matematika yang disajikan oleh http://www.ixl.com atau http://www.khanacademy.org juga betapa menariknya cara berhitung dengan menggunakan jarimatika yang ditemukan oleh bunda Septi Peni Wulandani founder http://www.institutibuprofesional.com Saya juga ikut belajar bahasa jepang, karena kedua anak kami punya mimpi kelak bisa kuliah di jepang. Saya dan anak-anak belajar bahasa jepang melalui http://www.nhkworld.com dan belajar bahasa inggris lewat situs-situs gratis. Jadi betapa menyenangkannya homeschooling karena kita bisa belajar apapun dengan kualitas terbaik dan biaya sangat murah bahkan gratis…hanya tinggal langgan internet di rumah. Tujuan utama keluarga kami memutuskan homeschooling adalah agar anak-anak bisa mengembangkan potensinya sesuai minat dan bakatnya…atau kerennya berkembang sesuai passion-nya. Hingga saat ini kami juga belum bisa menemukan dengan pasti apa passion anak-anak kami. Tapi menurut pengakuan sisulung (Aan kun,11 thn) dan juga berdasarkan pengamatan kami, Aan kun pengen serius di bidang musik, khususnya piano. Meskipun mungkin saja bisa berubah, karena kadang-kadang Aan kun juga bilang, pengen menekuni programming. Sementara sibungsu (Aichan, 7 thn) yang sangat suka bayi-bayi, punya cita-cita jadi dokter kandungan, Aichan selalu bilang ingin punya rumah sakit bersalin sendiri, dengan nama Hikari Hospital, sesuai dengan namanya Aina Hikari. Menurutnya, ibu-ibu yang tidak mampu bisa melahirkan di rumah sakit Aichan tanpa harus bayar. Aichan seneng banget kalo banyak yang melahirkan di rumah sakit Aichan, karena setiap hari Aichan bisa lihat bayi-bayi lucu. Oh ya selain ingin jadi dokter kandungan, Aichan juga ingin jadi guru piano. Aichan juga udah bisa membayangkan kalo nanti udah jadi istri dan ibu pengen jadi ibu rumah tangga profesional. Selain bisa mendampingi anak-anaknya di rumah juga berprofesi sebagai dokter kandungan dan guru piano. Oh ya…semua itu bisa dilakukan dari  rumah lho (karena mimpinya Aichan… rumah, Hikari Music School dan Hikari Hospital-nya berada di satu tempat) jadi Aichan tetap bisa mengerjakan semuanya tanpa harus keluar rumah, sehingga Aichan gak ninggalin rumah dan anak-anak…semoga semuanya bisa terkabul…amiin YRA. Mengenai passion anak, kita sebagai orangtua hanya bisa mensupport dan memfasilitasinya, dengan harapan apapun pilihan anak, semoga  ilmu dan keahlian yang diperolehnya bisa membawa kebaikan, membentuk akhlak mulia dan bermanfaat untuk orang sekitarnya, sehingga tidak hanya jadi tabungan di dunia tapi juga tabungan di akhirat kelak. Semoga perjalanan keluarga kami dalam meraih segalanya senantiasa dimudahkan oleh-Nya…amiin YRA.

Aichan belajar masak

Aichan belajar masak

Kegiatan Pramuka

Kegiatan Pramuka

asyiknya origami bareng

asyiknya origami bareng

Berpose sebelum pramuka

Berpose sebelum pramuka

Setelah melalui perjalanan yang cukup berliku akhirnya anak-anak kami memutuskan homeschooling. Saat ini sisulung (Aan kun, 11 thn) meskipun baru kls 5 tp sudah terdaftar sebagai peserta UNPK gelombang 2 yg insyaAllah akan diadakan tgl 19 Agustus 2014. Sebetulnya Aan kun pengen ikut UNPK gel. 1 tapi saat hrs melengkapi persyaratan, kami sekeluarga masih berada di jepang, sementara semua persyaratan hrs masuk paling telat tgl 26 Des 2013, dan kami baru kembali lg ke indonesia tgl 1 Februari 2014.

Alhamdulillah Aan kun rajin belajar dan latihan soal untuk menghadapi UNPK, dengan harapan mendapatkan hasil yg bagus…amiin YRA. Rencana kami jika Aan kun sudah melewati ujian ini, kedepannya Aan kun bs lebih fokus mempelajari bidang yg dia sukai, yg sesuai dengan ‘passion’-nya.

Sementara sibungsu (Aichan, 7 thn) sekarang sedang belajar apapun yg dia suka, Aichan sudah mulai seneng baca buku sendiri, belajar matematika lewat http://www.ixl.com meskipun belum konsisten tiap hari. Kami melihat memang porsi terbesar Aichan masih bermain, dan kami yakin melalui bermain itulah Aichan banyak belajar berbagai hal.

Lain halnya dengan Aan kun, alhamdulillah Aan kun lebih rapi dalam pengelolaan jadual belajarnya, mungkin karena usianya sudah besar jadi kesadaran dan tanggung jawabnya lebih besar untuk menata jadual belajar dan kegiatannya sehari-hari. Tiap hari Aan kun belajar bahasa inggris, bahasa jepang, dan matematika by http://www.ixl.com dan belajar sains, pengetahuan umum serta programming di http://www.khanacademy.org

Kami juga merancang program hafalan quran sekeluarga. untuk kegiatan craft anak-anak menyukai origami, jadi kami sering origami bareng. Oh ya…Anak-anak juga menyukai piano, jadi mereka seminggu sekali les piano privat. Kemudian untuk melatih skill dan leadership mereka ikut kegiatan Pramuka Homeschooling setiap hari kamis. InsyaAllah sehabis lebaran anak-anak juga mau ikut les renang di sabuga ITB dan kelas Wushu/kungfu di Gelanggang Generasi Muda.

Alhamdulillah sejauh ini anak2 menikmati semua kegiatannya. Inilah enaknya homeschooling, anak2 bisa memilih sendiri kegiatan yg mereka sukai, tanpa harus dibebani oleh pelajaran dan tuntutan dari sekolah. Harapan kami sebagai orangtua semoga anak2 bisa merasakan pendidikan yg menyenangkan, jauh dari beban/stress sehingga terbentuk karakter yg baik dan melalui hari2nya dengan ceria, kreatif dan bahagia. Semoga perjalanan homeschooling kami senantiasa dimudahkan oleh-Nya…amiin YRA.

Temen2 pecinta origami gimana nih kabarnya? Mohon maaf sempet lama banget gak di up-date nih. Oh ya meskipun awalnya kami membuat blog ini sebagai sarana utk sharing seputar origami…tp gak apa2 khan kalo skrg saya isi dgn hal2 lain…yg jelas msh seputar pendidikan. Rencananya blog ini akan mulai saya isi dgn cerita2 kami ttg kegiatan homeschooling keluarga kami.

Hari ini merupakan hari yg teramat penting bagi keluarga kami…krn hari inilah kami memantapkan hati, membulatkan tekad dan membangun semangat utk memilih pendidikan terbaik utk putri tercinta kami Aichan (6 thn). Setelah bergulat antara hati, pikiran dan tentu saja berbagai berbagai kekhawatiran…hingga pd akhirnya kami memilih homeschooling merupakan pilihan yg paling tepat utk pendidikan Aichan. Sebenarnya Aichan sudah diterima di salah satu SDIT…tp kami mengundurkan diri. Mudah2an keputusan ini merupakan keputusan terbaik yg telah Allah SWT pilihkan buat kami.

Sebenarnya mulai thn ajaran msh sangat lama, tp pendaftaran SD sudah dimulai dari jauh2 hari. Sekarang Aichan msh tercatat di TK B, tp makin hari terlihat Aichan kurang bersemangat. Dulu saya membayangkan di TK itu sekolah terindah krn hanya bermain bersama teman2. Ternyata saat ini TK tak beda jauh dengan SD. Tiap hari dijejali materi2 calistung, yang membuat anak sangat terbebani. Kami sebagai orangtua benar2 merasa keberatan dgn dijejali materi calistung tsb…apalagi cara penyampaiannya sangat tidak menyenangkan. Anak2 dibekali PR hitungan2 yg sangat sulit utk anak seusia TK.

Berdasarkan alasan tsb…dan juga masih byk alasan lain yg kami anggap sangat prinsip itulah yg membuat hati kami mantap utk berhenti sekolah dan akhirnya memilih homeschooling. Dengan demikian Aichan mulai homeschooling dari skrg dan berlanjut sampai SD…atau mungkin SMP dan seterusnya sepanjang Aichan merasa nyaman.

Setelah mencari segala informasi yg kami perlukan mengenai homeschooling, mulai dari bagaimana legalitas dan sertifikasi sampai kontak temen2 yg tergabung dalam komunitas homeschooling, akhirnya saya ditunjukkan jalan oleh Allah SWT utk bergabung dgn komunitas homeschooling “Pewaris Bangsa” yg dikelola oleh mbak Sanny Darman.

Hari ini kami memulai homeschooling ini, di komunitas ini kami punya jadual pertemuan seminggu sekali yaitu setiap hari kamis, disitu kami bertemu…anak2 saling bertemu dan melakukan berbagai kegiatan yg dipandu oleh Kak Nova, oh ya kak Nova itu orangnya asyik banget lho…beliau sangat ramah, penuh senyum, sangat sayang sama anak2 dan cantik lagi. Hari ini gak terlalu banyak yg hadir…tp kami tetap senang dan menikmatinya. kami belajar finger painting dan menanam pohon. Karena baru pertemuan pertama Aichan msh malu2…dan msh beradaptasi…jd lbh byk melihat dan mengamati, tp saya tahu pasti kalo Aichan menikmati kegiatan ini. Oh ya nyampai rmh Aichan minta belajar finger painting jg.

Kami baru memulainya…msh panjang perjalanan kami…tp kami yakin dan optimis ini merupakan pilihan terbaik kami. terimakasih buat Tante Sanny, Tante Helen, kak Nova, kak Fia, kak Ena, dan kak Yusuf atas hal2 indah yg td Aichan rasakan. Especially thanks to mbak Sanny. Kalian semua membuat kami sangat bersemangat menjalani pilihan ini. InsyaAllah sampai ketemu kamis dpn ya….

Hari pertama Aichan homeschooling

Hari pertama Aichan homeschooling

Bagi temen2 yg pengen bisa bikin berbagai bentuk origami yg fungsional or aplikatif seperti aneka boxes, vas bunga, tempat tissue dan pajangan2 keren kayak boneka jepang jg berbagai aksesoris utk dekorasi rumah…. bisa bergabung di kelas-nya Rumah Origami. Kelas ini ditujukan bagi siapa saja yg berminat…terutama ibu2 dan remaja putri.

Pertemuan : 1X seminggu
Jadual : Selasa atau kamis (pilih salah satu)
Waktu : pukul 10.00 – 11.30
Biaya : GRATIS ( kertas bawa sendiri) atau bisa dibeli di Rumah Origami

Kelas akan di mulai awal juni….buat yg berminat…ayo segera daftarkan diri anda….

Informasi dan pendaftaran:
Rumah Origami
Jl. Bojongkoneng Gang Baru I no. A4 Cikutra – Bandung 40191
Telp. (022) 7278060 HP. 081322271337

Model 20: Pensil

Akhirnya sempat juga menuliskan model terakhir dari rencana buku “Kreasi Origami Unik”. model terakhir ini adalah pensil yang dapat digunakan untuk hiasan, alat peraga, pembatas buku atau kreasi lainnya. Caranya sangat mudah, bahkan termasuk kategori lipatan cepat. Jadi bisa digunakan untuk membujuk ketika si adek lagi menangis untuk mengalihkan perhatiannya. ok, selamat mencoba lipatannya.

Minggu ini kita coba lipat balon udara yuk. sebenarnya model balon ini sudah biasa, bahkan termasuk model favorit anak-anak TK. tapi tidak ada salahnya kalau kita tambahkan hiasan berupa origami binatang lucu seperti kucing dan kelinci. karena punya banyak sisi, bisa juga ditambah dengan origami lain yang sudah pernah seperti ikan misalnya.  jadi yok kita lipat aja ya seperti contoh ini.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.